Kendalikan Harga Beras, Pemko Gelar Pasar Murah | Liputan 24 Kepulauan Riau
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kendalikan Harga Beras, Pemko Gelar Pasar Murah

Posted by On 2:04 AM

Kendalikan Harga Beras, Pemko Gelar Pasar Murah

Pembeli langsung menyerbu, RPK Alif Bintan Center sesaat setelah Operasi Pasar Beras diluncurkan, Selasa (5/12) kemarin. F.Fara/Batam Pos

batampos.co.id â€" Sepanjang Desember, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang bersama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) meluncurkan Operasi Pasar Beras di Rumah Pangan Kita (RPK) Alif Bintan Center Tanjungpinang.

Peluncuran operasi pasar beras yang diluncurkan Selasa (4/12) kemarin, menyediakan sedikitnya 2.000 ton beras medium kualitas premium. Beras itu berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 8.100 per kilogram.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menjelaskan, operasi pasar in i dilakukan untuk mengendalikan dan mengontrol harga beras di pasaran. Juga upaya pemerintah untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga beras yang biasanya terjadi di setiap libur Natal dan Tahun Baru. “Karena itu, dilaksanakan operasi pasar untuk menjamin ketersediaan beras berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat di Kota Tanjungpinang,” tutur Lis.

Ia juga menambahkan, ada operasi pasar merupakan upaya Pemko Tanjungpinang bersama Bulog untuk mengendalikan harga di pasaran. Termasuk juga upaya menjamin ketersediaan beras di masyarakat agar cukup dan aman. Sehingga masyarakat mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau.

Berpatokan pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 tahun 2017 tentang Harga Eceran Tertinggi, untuk wilayah Sumatera ditetapkan bahwa beras kualitas medium Rp 9.950 dan premium Rp13.300 per kilogram. Menurutnya, pemberlakuan HET ini sebagai upaya untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengendalikan tingkat inflasi. Untuk itu, masyarakat diharapkan memanfaatkan adanya operasi pasar ini.

Sementara itu, Kepala BULOG Sub Divre Tanjungpinang, Jaka Santosa mengatakan, harga beras saat ini cenderung mengalami ketidak stabilan harga.

Kerap kali terjadi lonjakan harga sebesar 10 persen di tingkat konsumen dalam kurun waktu satu minggu. Kejadian ini, terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Karena itu, Bulog memiliki tanggungjawab untuk mengendalikan sejumlah komoditas.

“Ini tugas kami untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran,” ucapnya saat ditenya usai pembukaan kemarin.

Ia juga menambahkan, operasi pasar digelar dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan bahan pokok sekaligus menjamin ketersediaan beras menjelang natal dan pergantian tahun baru 2018.

Menurutnya, stok beras di gudang bulog saat ini mencapai 2.000 ton. Stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lima kabupaten/kota se Provinsi Kepri. Yakni Kabupaten Bintan, Lingga, Anambas, Natuna, dan Kota Tanjungpinang.

“Jadi tidak ada alasan harga beras naik karena natal dan tahun baru. Lagi pula sudah ada pemberlakuan HET dari Permendag,” lanjut Jaka.

Disamping beras, bulog juga menyiapkan persediaan gula pasir dalam kemasan dan minyak goreng kemasan dengan harga eceran tertinggi Rp.12.500/Kg.

Operasi pasar, masih disampaikan Jaka, akan dilakukan di 69 titik Rumah Pangan Kita (RPK) yang ada di Kota Tanjungpinang, diantaranya pasar Bintan Center dan Pasar Baru.

Selain itu, operasi pasar akan di laksanakan secara berpindah-pindah ke sejumlah titik yang di sinyalir adanya lonjakan harga. (aya)

Respon Anda?

komentar

Sumber: Google News | Liputan 24 Tanjung Pinang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »